Rabu, 07 Desember 2011

Just Follow Your Passion :-)

Have you ever think about your future ? what is your dream ? what is your occupation and your job now ? are they have correlations each other ? Sometimes we feel not suitable with our position now it is because we don’t feel match with it. For example, we are praja but actually we love to sing and wanna continue the study to the art faculty, we are praja but actually we love to write and wanna continue our study to language and art faculty. We don’t enjoy it, means we don’t enjoy the position. Just follow your passion, it means you can continue your hobbie while increase your ability to sing and write everything, so that you can get plus mark, writer and praja

 Just follow your passion like Fahd Djibran said, find out your self with your hobby and your interesting with something. Because with it you can enjoy your self, make it slow like the water, follow the sream with your passion.
  
From the explanations above, i get my soul that for the future I wanna be writer because I love to write and reading some books. I have dream, that future I wanna be lecturer and also writer, because I think it is pity if we can’t give something to our grandsons or to the other person about what we thinking of something. We have to give something to other through write. We can write our experience or about our opinion with something that we feel important.

 The live start from the dream it means follow your passion, because sometimes we have a skill but it is not in our job / occupation now but in our hobbie, because we love to do it, so we can always increase our skill without other person will intervens us. So, once again follow your passion. 

*) this articel was inspired by fahd Djibran seminar for "hidup berawal dari mimpi" (Fahd djibran with bondan & Fade 2 Black)

Sabtu, 19 November 2011

Terbanglah tinggi GARUDA Mudaku

Hari ini.. tepatnya malam ini sya begitu gembira. bukan cuma sya yang meraskannya, mungkin kmu juga dan semua masyarakat indonesia yang memiliki rasa nasionalisme pasti merasakan hal yang sama, yaitu gembira atas kemenangan indonesia melawan vietnam 2 - 0. Big smile for my timnas :-).

Sama dengan postingan sebelumnya, sya tetap mejadi penonton setia, penonton yang serba bisa melakukan apapun untuk memberikan dukungan kepada Indo, tak kenal lelah serta malu untuk berteriak, bernyanyi, memukul - memukul galon untuk menghasilkan bunyi walaupun itu cuma di depan tv, hehehehe.

Yah, menjadi penonton memang merupakan suatu yang asyik tidak tanggung - tanggung ketika tim yang didukung menang, tetapi berbeda lagi ketika yang didukung kalah. Pasti akan meraskan kekecewaan. Namun untuk kali ini TIDAK. Tim Garuda Mudaku menang dan berhak mendapatkan tiket ke final. Siapapun itu semangatku untuk mendukung dan menjadi penonton akan tetap sama seperti sebelumnya tak kalah dengan rekan - rekan yang sedang menonton langsung di GBK. :)

Ada dua hal yang sya jadikan pelajaran dari kemenangan hari ini. pertama adalah kekompakan dan persaudaran untuk mendukung, bernyanyi, mendengungkan semboyan - semboyan, baik dari papua, dari aceh, sulawesi, maluku, nusa tenggara, atau walaupun orang itu tahanan, penegak disiplin, petinju apapun profesinya dan apapun yang sedang ia lakukan semunya pada detik itu akan berpandangan sama, bervisi sama dan melakukan misi - misinya dengan sma juga yaitu mendukung satu untuk menang Indonesia. saat itu kita tak terkalahkan karena semangat kita untuk memnag sangat tinggi. apapun yang terjadi kita akan tetap mendukung timnas hingga waktu 2 kali 45 menit itu berakhir.

Selanjutnya, kagum dengan semangat pemain yang tak kenal lelah untuk menang dan two thumbs up buat sang pelatih Rakhmad Darmawan yang mengatur strategi dengan baik. Beliau tidak terpancing saat melawan Malaysia untuk all out tapi beliau merotasi pemain dengan strategi mengistirahatkan pemain inti agar lebih fokus ke pertandingan selanjutnya. jadi, waktu kita melawan Malaysia, pemain timnas bukan yang inti tapi lapis kedua, walaupn kalah tapi tidak begitu memalukan karena mampu memberikan tekanan kepada lawan dan hingga saatnya kita melangkah final untuk bersiap pada tanggal 21 nanti. Siapapun lawannya, bgemanapun caranya kita akan tetap mendukung garuda muda dengan semangat untuk menunjukkan bahwa INDONESIA BISA..

sekali lagi ku teriakkan.. FORZA INDONESIA, menanglah dan terbanglah tinggi GARUDA MUDAKU :).







Kamis, 17 November 2011

Tetap semangat Timnas ku..

Jika saya disuruh memilih mau menjadi apa dalam permainan sepak bola, menjadi penyerang, gelandang ,posisi sayap, bek atau kiper. Maka saya tidak akan memilih salah satupun diantaranya. Sya akan lebih memilih menjadi penonton. knapa ?? karena diantara mereka penontonlah yang paling hebat. Dialah yang paling mengetahui bgemana posisi pemain seharusnya, bgemana gaya bermainnya dan berhak menghakimi pemain. semuanya dilakukan secara bebas tanpa ada rasa beban akan keputusan yang diambilnya nanti salah. Sebaliknya sya menolak sebagai pelatih. Karena pelatihlah posisi yang paling rawan dicemooh ketika tim kalah. kenapa dia tidak mengganti pemain A, kenapa posisi pemainnya begini dan masih banyak cemooh yang lain. pada intinya dalam sepakbola dalam keadaan tertentu, menjadi penonton adalah posisi yang paling nyaman.

Bgemana dengan pemain ?

Dalam kondisi kekalahan, dia akan mendapatkan dua respond dari penonton, yang pertama akan dicap menjadi pemain yang tidak pantas untuk dipasang kembali atau dia tetap akan disanjung oleh penonton karena kekukuhannya mendukung tim, berjuang bersungguh - sungguh mencetak gol (tapi ini sangat jarang terjadi).

tett..

tett..

tett..

hingga bersambung ke bawah.. hehehee

Malam ini adalah malam kembali diujinya mental para penonton, pemain dan semua orang - orang yang terlibat dengan timnas persepakbolaan. ketika saat ini kita ditumbangkan Malaysia 1 - 0 , hal itu bukan berarti semuanya akan berhenti pada saat itu juga, bukan semuanya pupus. kita tdak seharusnya kecewa dengan formasi yang diturunkan sang pelatih Rakhmad darmawan. Karena beliau sudah memperhitungkan mengapa ia tidak menurunkan patrich wanggai atau andik hermansyah dan yang lainnya. mereka dipersiapkan untuk pertandingan selanjutnya timnas kita masih lolos untuk babak berikut. Saat seperti ini lah kita bangkit untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa kita tidak hanya mensupport timnas saaat menang saja namun tetap dalam kondisi yang sama walaupun dalam kekalahan.

Sang pelatih mampu berpikir panjang. Pertandingan kita bukan hanya pertandingan melawan Malaysia, kalah ataupun tidak timnas kita akan tetap lolos untuk babak selanjutnya. kita memang kalah namun kalah dengan bangga karena bisa memberikan perlawanan kepada mereka. kita hanya berharap bsok kita bisa memberikan yang terbaik dan timnas bisa menyumbangkan emas dalam perolehan medali.

kawanku...

Untuk manjadi seorang itu tidak gampang. tidak semudah membalikkan telapak tangan namun ada perjuangan. ada saatnya kita kalah dan menang. disaa kita menang berarti persiapan kita lebih daripada lawan ketika kita kalah, kita mampu menarik pelajaran dari kekalahan tersebut agar pada pertandingan selanjutnya tidak meengulangi kesalahan yang sama.

Bravo persepakbolaan Indonesia.. Never Ending Improvement :)

Minggu, 23 Oktober 2011

Rest In Peace


Pembalap Moto GP , Marco Simoncelli meninggal dunia atas kecelakaan Naas yang dialaminya.

Selamat jalan Simoncelli, Dunia Moto GP berduka atas kepergianmu, Hope Rest In Peace

Selasa, 18 Oktober 2011

PRAY FOR BALI

Indonesia dilanda bencana Alam kembali dengan adanya Gempa yang berkekuatan 6,8 Scala Righter di Pulau Dewata, Kamis 13 Oktober 2011. Dalam hati bertanya, mengapa bencana demi bencana selalu berada di Bali? mulai dari aksi Bom dari orang yang tidak bertanggung jawab dan berkeprimanusiaan (BOM Bali 1), disusul dengan BOM Bali 2 yang mengakibatkan kepercayaan masyarakat Dunia (wisatawan mancanegara) semakin berkurang akan faktor keamanan di daerah ini. Sekarang Bali kembali dilanda bencana dengan adanya Gempa tersebut.

Mengapa harus Bali? mengapa harus Indonesia?

Pertanyaan - pertanyaan yang haru sdirenungkan oleh kita semua. Apakah karena Alam yang menuntut haknya untuk dirawat karena manusia seakan cuek untuk memeliharanya? ataukah Tuhan murka kepada manusia yg tidak lagi mentaati aturan - aturan yang telah ditetapkan-Nya?.

Disadari ataupun tidak, manusia sekarang seakan sudah terlalu flexible dalam menafsirkan aturan main yang telah Ditetapkan Tuhan. manusia - manusai sekarang (kita) berpikir dengan keras untuk mencari alsan pebenaran dalam setiap tindakan yang meyalahi kaidah. dan membandingkanny secara logika. ini merupakan suatu tindakan yang tidak dapat dibenarakan secara mutlak karena Logika manusia tidak akan pernha menyetarai hal - hal yang berhubugan dengan Sang Pencipta.

Pergaulan bebas, Free Sex, Peggunaan obat - obat terlarang sekan sangat mudah dijangkau oleh masyarakt d daerah tersebut. ditambah lagi tingkah laku masyarakat yang belu memasyaraktkan kebersihan dan perawatan terhadap lingkungan. hal - hal tersebut harus menjadi bahan ketika kita berinstrospeksi knapa harus Bali yang menanggung smua ini.

"ketika Ahli - Ahli Ilmu sudah sampai dipuncak Ilmu pengetahuan maka ia akan kembali kepada Tuhannya dan Ahli ibadah mengatakan, "kami sudah lama berada di tahap ini" >>> ketika manusia telah lama mencari alasan pebenran terhadap tindakan - tindakan salah yng mereka lakukan, maka mereka nanti akan myadari bahwa tindakan merka adalah mutlak salah. karena aturan Allah tidak akan pernah bisa dicapai Oleh Logika manusia.

*tulisan ini bentuk kepedulian seorang Praja kepada Bali.

Pray For BALI (The Dewata Island)









Minggu, 16 Oktober 2011

Royal Wedding Jogjakarta ^^

Jika London memiliki William and Kate, nah saatnya sekarang Indonesia Untuk eksis. Kesultanan Ngayogyakarta memiliki pernikahan Achmad Ubaidillah dan Reni (Putri Bungsu Hamengkubuwono IX).

Achmad Ubaidillah dan Gusti Raden Ajeng Nur Astuti Wijareni (anak Sultan Hamengkubuwono IX)
gak kalah cantik dan ganteng dari Prince William dan Kate kan ??



nahh.. yang paling spesialnya lagi, ternyata Achmad Ubaidillah itu Kakak kami, beliau adalah Purna Praja STPDN, heheh asikk..

KAKS LU BERAT..

di bawah ini linknya for bukti Purna Praja :

Ubaidillah Lulusan STPDN

http://radarlampung.co.id/read/radar/berita-foto/42159-achmad-ubaidillah-pemuda-lampung-calon-menantu-sultan-hamengku-buwono-x

add note:

Ijin ka.. ijin mengucapkan, selamat menempuh hidup yang baru, smoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah, aminn.. :)

Selasa, 04 Oktober 2011

Ayu Ting-ting, harapan untuk dangdut yg lebih baik

Kemana, kemana, kemana, ku harus mencari kemana
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya
Lama tak datang ke rumah
Dimana, dimana, dimana, tinggalnya sekarang dimana..

Begitulah potongan lirik lagu yang dinyanyikan oleh rekan - rekan Praja akhir - akhir ini, memang disadari bahwa lagu alamat palsu yang dibawakan oleh Ayu ting ting sedang booming. semua kalangan menyukai lagu tersebut tua , muda , remaja, dewasa, anak - anak, polisi , tentara dan kami pun sebagai kader aparatur pemerintahan dalam negeri cukup gemar mendengarkan lagu tersebut.

Lagu dangdut yg dibawakan ayu adalah tipe dangdut yg murni ,artinya dangdut yg memerlukan cengkok - cengkok suara untuk membawakannya (Julia Perez). Sebenarnya itu lah musik dangdut yg diharapkan. Selain itu harapan kita, ia mamapu mempopulerkan dangdut tanpa joged - joged erotis yg mengakibatkan musik dangdut menjadi tidak terhormat di bandingkan dengan musik - musik yang lainnya.

Dilihat dari sisi positifnya, kehadiran Ayu ting - ting membawa angin segar bagi dunia permusikan dangdut, karena hal tersebut menandakan bahwa sebagai aliran musik asli indonesia, dangdut masih terjaga keeksisannya dengan adanya penerus generasi - generasi muda yang tetap berkecimpung di dalamnya. Jadi, bukan cuma artis - artis lawas yang dahulu seperti Meggy Z. Rhoma Irama dll, namun Ada yg muda, yg juga berbakat untuk menggantikan mereka.

Dipandang dari dari sisi yang lainnya, kita cukup prihatin dengan perkembangan musik dangdut dari waktu ke waktu, sekarang ini banyak penyanyi dangdut yang tidak memperhatikan cengkok melayu sebagai faktor keindahan dari musik tersebut, namun hanya berfokus pada joged - joged yang mengumbar hawa nafsu pria, yang justru hal tersebut akan semakin mengurangi wibawa dangdut itu sendiri.

Bila ditelusuri secara lebih mendalam, ciri khas lagu dangdut terletak pada penyanyi, yaitu kemampuannya dalam menggunakan cengkok melayu, namun seiring dengan perkembangan zaman, dangdut sekarang diidentikkan dengan hal - hal negatif pengumbar hawa nafsu. Penyanyi dengan suara yg pas - pasan namun ia mampu memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan gerakan - gerakan erotik, kepopuleran akan menyertainya. Hal ini semakin menambah kepercayaan masyarakat, bahwa musik dangdut itu hanyalah konsumsi orang - orang jalanan.

(ayu rosmalina akrab di sapa ayu ting - ting) diharapkan mampu membawa dangdut tanpa goyangan erotisme.

add note :
Sebagai calon pengayom masyarakat, kami berharap musik dangdut mampu memperbaiki citranya sebagi musik tanah air yang mampu menghibur masyarakat tanpa menggunakan goyangan - goyangan erotis..