Tepatnya agustus yang lalu, selesailah perjuangan yang kami lakukan selama empat tahun di lembah manglayang Insitut Pemerintahan Dalam Negeri, sekarang saya sudah menyandang gelar Purna Praja dengan kesarjanaan ilmu pemerintahan. Bahagia terharu dan sangat senang dengan apa yang telah diraih sekarang. masih terngiang sangat jelas ketika di Balairung Rudini Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan "Saudara-saudara diwisudah sekarang bukan berarti tugas kalian telah selesai, namun tugas dilapangan adalah tugas yang sebenarnya, lapangan merupakan universitas kehidupan, universitas yang tiada akhirnya kecuali kematian. universitas kehidupan bukan hanya menuntut kecerdasan intelektual namun juga menuntut semua keceradasan di segala lini, oleh karena itu siapkanlah diri kalian baik-baik". Hal tersebut menyadarkan kami Purna Praja angkatan 20 bahwa perjuangan untuk belajar tidak sampai di sini senantiasa berlanjut hingga akhir hayat.
Tidak seperti dengan graduation party di tempat lain yang hanya sekali yaitu acara wisudah namun kami berbeda melaksanakan dua kali hajatan yang cukup besar yang pertama acara wisudah yang dilangsungkan indoor oleh Bpk. Gamawan Fauzi sebagai pemimpin rapat senat dan kedua Pelantik Pamong Praja Muda, tentunya dilaksanakan outdoor yaitu di lapangan parade dan sebagai inspektur upacara adalah Presiden Republik Indonesia SBY.
(sesaat setelah wisudah dilaksanakan)
(thanks my uncle :))
hari yang kedua adalah hari yang dinanti-nantikan oleh para keluarga dan semua pihak yaitu pelantikan. semua orang tua calon purna praja datang dari segala penjuru aceh sampai papua dan bahkan disetiap kabupaten untuk menyaksikan orang terkasihnya menjalani mozaik hidupnya yang pertama.
(bersma keluarga sokab2 :))
(bersama stick master Gita Abdi Praja)
(Presentasi Skripsi dan Comprehensif)
(saat sidang Dr. Muhadam Labolo, Drs. Sodeirman, MM, Prof. Wirman Syari)
sebagai akhir dari tulisan ini bolehlah saya mengatakan bahwa sesuatu yang tak diperjuangkan tak pantas untuk didapatkan, tidak ada kata kebetulan didunia ini semua itu telah terencana dengan baik dalam kitab lauh mahfuz. kita hanya bisa berusaha untuk menjemput bola demi mencaopai kesuksesan. Thanks For all






Tidak ada komentar:
Posting Komentar