Kamis, 13 September 2012

Andi Ali Akbar Vela
Management of government faculty, departement of apparatus resources
IPDN (Government Institute of Home Affairs) , West Java, Indonesia
for iconpo international seminar

Strengthening The National and Political Unity (Kesbangpol) functions in addressing problems posed by NGOs in Indonesia

Abstract

Indonesia guarantees the right of citizens to organize and issued an opinion, that is part of the human rights guaranteed by the Constitution of the Republic. So there is no reason to prohibit the existence of NGO. But nowadays, some organizations (it means that NGOs) is not behaving as expected, made unlawful acts those are disturbing the society and has created a new problem then we should find a solution about it. In response to this problem, described alternative solution models, those are: pre-emptive action: the member and chairman of organizations invited to sit together to discuss the problem, preventive: surveillance for action anarchism that does not happen and keep the action posed no widespread, then repressive is make explanation , compiled files, and to transfer the case to High Court, that there is a deterrent effect for collision-related criminal organizations or actions anarchism does. Coaching is done and returned to the vision of  organizations such as the established order not to widespread, so that doesn’t happen again friction between organizations or anarchism. In addition to the government's action in this case, also made coaching to leaders of organizations that are expected to be partly responsible for evaluating, investigating the culprit. The need for strengthening the role of government in this case is concerned to National and Political  Unity (Kesbangpol) that serves to legitimize and limitize organizations are reviewing the vision and mission, the source of funds received and tested the ability of these organizations are able to contribute to society or not and also in this paper will explain kesbangpol as a mediator for handling those problems.

Key words : NGO (Non Governmental Organization), Anarchism, Alternative Model Solution, and Strengthen the Function of  National and Political  Unity (Kesbangpol).

Kamis, 12 Juli 2012

Praktek lapaangan 3 di desa Jatiwarno Kec. Jatipuro Kab.Karanganyar

Pagi yang cerah, diiringi kicauan burung pipit, warna - warni di dalam sangkarnya yang begitu indah. namun serasa ada yang berbeda dengan rutinitas yang sya alami sebelum - sebelumnya. Paling tidak, tidak ada lagi suara PA yang rajin mengumumkan tempat apel setiap satuan di mana. yahhh.. sekarang sya tidak lagi di kampus tercinta, lembah manglayang IPDN. Sekarang posisi kami berada di Karanganyar tepatnya di desa Jatiwarno kecamatan Jatipuro. Ketika rekan - rekan mahasiswa yang lain sedang asyik dengan liburan yang panjang mereka akhir semesteran. Kami melaksanakan Praktek Lapangan yang sudah kali ketiga dilaksnakan sebagai salah satu prasyarat untuk kenaikan tingkat ke Wasana Praja nanti. 

Ini merupakan Praktek Lapangan yang ketiga kalinya (umumnya dikenal dengan KKN) dan secara berturut - turut juga kali ketiga sya ditunjuk untuk menjadi ketua di kelompok. Tapi tidak apalah, jujur saya mungkin termasuk orang yang tidak mau melepaskan sense of leader yang sya miliki untuk event - event tertentu , salah satunya seperti ini. Banyak dari rekan - rekan praja yang tidak mau untuk menjadi ketua walaupun mereka mempunyai kans untuk itu, tapi kekhawatiran akan tanggung jwab yang berat untuk mengkomandai rekan - rekan satu angkatan yang cenderung sulit untuk dilaksanakan. Saya menganggap hal ini merupakan pelajaran yang sangat berharga untuk menereapkan semua seni - seni kepemimpinan yang sudah diajarkan oleh dosen saat kuliah. Saya sadari walaupun memang resikonya besar, namun i'm ready for that , Insya Allah i could do my job. tentunya dengan dukungan dari rekan - rekan anggota kelompok yang lain dan dengan orang - orang terdekat :)

Selain tanggung jawab yang besar yang harus diemban di tambah lagi kondisi desa yang agak kurang dalam masalah transportasi untuk mencapai kota , serta dengan pelaksanaan prakte lapangan yang dilaksanakan selama sebulan. hmmmmmmm (tarik nafas panjang untuk hal ini). Kangen dengan suasana di nangor, membuat perasaan ini berat menjalani sebulan lamanya. Namun dalam kondisi seperti ini saya teringat kembali kata - kata dari Jher "ini adalah bagian dari proses sokab". yah. itu betul this is a part of process yang harus kita lalui untuk mencapai proses berikutnya jika diibaratkan ank tangga ini adalah anak tangga yang harus saya lalui untuk melangkah ke anak tangga yang berikutnya. dan sya percaya ketika saya bisa melalui anak tangga ini dengan baik maka akan sya lalui ank tangga berikutnya dengan baik juga karena sudah ada pengalaman yang sya miliki. 

Cita - cita sya masih luhur sampe sekarang, ingin membahagiakan kedua orang tua dan menuntut ilmu setinggi - tingginya hingga mampu memimpin masyarakat ke arah yang lebih baik dari yang sebelumnya. i hope i can always keep this spirit until i can reach my dreams come true :). Don't waste your time on me you're ready the voice inside my head.


 

Rabu, 11 April 2012

cukup pusing juga cari info tentang lmba debat yg dlaksnakan sma univ. parayangan. Tadinya niat on-line hanya untuk cri invitation letter lomba debat itu, cuman karena blum dapat2 juga akhirnya mulaideh iseng-iseng bka blog :). cari di indodebate juga ndg dapt.. pusinglah. bwat teman2 yg tau. tlng bantu yagh. soalnya ini penting bwat kami...  if you get any info. please tell me ASAP! tengs..tengs..tengs. sbelumnya.

Rabu, 08 Februari 2012

Sembilan Februari 2012

hmmmmmm... entah apa yg akan kutulis pda kesempatan ini. semuanya mengalir seperti air. segala kejadian, pengalaman dan kisah setiap harinya adalah cerita yang syang untuk dilewatkan begitu saja. Demikianlah, sya mengungkapknnya di sini. itung - itung sebagai pembelajaran untuk menerapkan azs keterbukaan kepada publik tetapi bukanlah hal - hal yang bersifat private (hanya untuk konsumsi pribadi) tetapi yang layak untuk dibagikan kepada publik.

hidup ini susah ketika pikiran ketika telah tersugesti dengan itu. namun, hidup ini indah kawan, ketika kita telah berniat untuk mengambil setiap pelajaran dari langkah yang kita ambil, berproses dengan waktu, dan bersyukur kepada yang Kuasa karena sampai detik ini masih bsa makan dan minum serta bercengkrama dengan teman - teman lainnya. dan yakinlah setiap orang mempunyai masalahnya masing - masing, bukan cuma kita yg mempunyai masalah. semakin besar masalah yang kita hadapi maka semakin berpotensi juga kita akan berpikiran dewasa dalam pemecahan masalah tersebut. tetaplah berpikiran positif pda setiap kejadian yg kita alami masing - masing.

kita hanya bisa berencana secara Tuhanlah yg memutuskan sebagai hasil akhir dari setiap rencana tersebut. bijaknya yang dapat kita lakukan adalah usaha dan berdoa untuk mendekati rencana yg telah kita buat. menunggu dan menunggu karena keyakin semua akan indah pada waktunya yg membuatku bisa bertahan sampai sekarang.

apa kabar rekan - rekan ku SMANSA 09 ? , smoga kita tetap dalam Lindungan-Nya dan kembali bertemu nanti saat sukses dan bersama - sama membangun bangsa kedepan yang lebih baik.

tetaplah bersabar menjalani proses kawan. dan Yakinlah semua akan indah pada waktunya sepanjang kita berusaha dan berdoa. ingatlah firman ini : "tidak mesti sesuatu yang baik itu akan baik bagimu dan yang buruk itu akan buruk bagimu, sesungguhnya Allah lebih mengetahui dari hambnya".



Rabu, 07 Desember 2011

Just Follow Your Passion :-)

Have you ever think about your future ? what is your dream ? what is your occupation and your job now ? are they have correlations each other ? Sometimes we feel not suitable with our position now it is because we don’t feel match with it. For example, we are praja but actually we love to sing and wanna continue the study to the art faculty, we are praja but actually we love to write and wanna continue our study to language and art faculty. We don’t enjoy it, means we don’t enjoy the position. Just follow your passion, it means you can continue your hobbie while increase your ability to sing and write everything, so that you can get plus mark, writer and praja

 Just follow your passion like Fahd Djibran said, find out your self with your hobby and your interesting with something. Because with it you can enjoy your self, make it slow like the water, follow the sream with your passion.
  
From the explanations above, i get my soul that for the future I wanna be writer because I love to write and reading some books. I have dream, that future I wanna be lecturer and also writer, because I think it is pity if we can’t give something to our grandsons or to the other person about what we thinking of something. We have to give something to other through write. We can write our experience or about our opinion with something that we feel important.

 The live start from the dream it means follow your passion, because sometimes we have a skill but it is not in our job / occupation now but in our hobbie, because we love to do it, so we can always increase our skill without other person will intervens us. So, once again follow your passion. 

*) this articel was inspired by fahd Djibran seminar for "hidup berawal dari mimpi" (Fahd djibran with bondan & Fade 2 Black)

Sabtu, 19 November 2011

Terbanglah tinggi GARUDA Mudaku

Hari ini.. tepatnya malam ini sya begitu gembira. bukan cuma sya yang meraskannya, mungkin kmu juga dan semua masyarakat indonesia yang memiliki rasa nasionalisme pasti merasakan hal yang sama, yaitu gembira atas kemenangan indonesia melawan vietnam 2 - 0. Big smile for my timnas :-).

Sama dengan postingan sebelumnya, sya tetap mejadi penonton setia, penonton yang serba bisa melakukan apapun untuk memberikan dukungan kepada Indo, tak kenal lelah serta malu untuk berteriak, bernyanyi, memukul - memukul galon untuk menghasilkan bunyi walaupun itu cuma di depan tv, hehehehe.

Yah, menjadi penonton memang merupakan suatu yang asyik tidak tanggung - tanggung ketika tim yang didukung menang, tetapi berbeda lagi ketika yang didukung kalah. Pasti akan meraskan kekecewaan. Namun untuk kali ini TIDAK. Tim Garuda Mudaku menang dan berhak mendapatkan tiket ke final. Siapapun itu semangatku untuk mendukung dan menjadi penonton akan tetap sama seperti sebelumnya tak kalah dengan rekan - rekan yang sedang menonton langsung di GBK. :)

Ada dua hal yang sya jadikan pelajaran dari kemenangan hari ini. pertama adalah kekompakan dan persaudaran untuk mendukung, bernyanyi, mendengungkan semboyan - semboyan, baik dari papua, dari aceh, sulawesi, maluku, nusa tenggara, atau walaupun orang itu tahanan, penegak disiplin, petinju apapun profesinya dan apapun yang sedang ia lakukan semunya pada detik itu akan berpandangan sama, bervisi sama dan melakukan misi - misinya dengan sma juga yaitu mendukung satu untuk menang Indonesia. saat itu kita tak terkalahkan karena semangat kita untuk memnag sangat tinggi. apapun yang terjadi kita akan tetap mendukung timnas hingga waktu 2 kali 45 menit itu berakhir.

Selanjutnya, kagum dengan semangat pemain yang tak kenal lelah untuk menang dan two thumbs up buat sang pelatih Rakhmad Darmawan yang mengatur strategi dengan baik. Beliau tidak terpancing saat melawan Malaysia untuk all out tapi beliau merotasi pemain dengan strategi mengistirahatkan pemain inti agar lebih fokus ke pertandingan selanjutnya. jadi, waktu kita melawan Malaysia, pemain timnas bukan yang inti tapi lapis kedua, walaupn kalah tapi tidak begitu memalukan karena mampu memberikan tekanan kepada lawan dan hingga saatnya kita melangkah final untuk bersiap pada tanggal 21 nanti. Siapapun lawannya, bgemanapun caranya kita akan tetap mendukung garuda muda dengan semangat untuk menunjukkan bahwa INDONESIA BISA..

sekali lagi ku teriakkan.. FORZA INDONESIA, menanglah dan terbanglah tinggi GARUDA MUDAKU :).







Kamis, 17 November 2011

Tetap semangat Timnas ku..

Jika saya disuruh memilih mau menjadi apa dalam permainan sepak bola, menjadi penyerang, gelandang ,posisi sayap, bek atau kiper. Maka saya tidak akan memilih salah satupun diantaranya. Sya akan lebih memilih menjadi penonton. knapa ?? karena diantara mereka penontonlah yang paling hebat. Dialah yang paling mengetahui bgemana posisi pemain seharusnya, bgemana gaya bermainnya dan berhak menghakimi pemain. semuanya dilakukan secara bebas tanpa ada rasa beban akan keputusan yang diambilnya nanti salah. Sebaliknya sya menolak sebagai pelatih. Karena pelatihlah posisi yang paling rawan dicemooh ketika tim kalah. kenapa dia tidak mengganti pemain A, kenapa posisi pemainnya begini dan masih banyak cemooh yang lain. pada intinya dalam sepakbola dalam keadaan tertentu, menjadi penonton adalah posisi yang paling nyaman.

Bgemana dengan pemain ?

Dalam kondisi kekalahan, dia akan mendapatkan dua respond dari penonton, yang pertama akan dicap menjadi pemain yang tidak pantas untuk dipasang kembali atau dia tetap akan disanjung oleh penonton karena kekukuhannya mendukung tim, berjuang bersungguh - sungguh mencetak gol (tapi ini sangat jarang terjadi).

tett..

tett..

tett..

hingga bersambung ke bawah.. hehehee

Malam ini adalah malam kembali diujinya mental para penonton, pemain dan semua orang - orang yang terlibat dengan timnas persepakbolaan. ketika saat ini kita ditumbangkan Malaysia 1 - 0 , hal itu bukan berarti semuanya akan berhenti pada saat itu juga, bukan semuanya pupus. kita tdak seharusnya kecewa dengan formasi yang diturunkan sang pelatih Rakhmad darmawan. Karena beliau sudah memperhitungkan mengapa ia tidak menurunkan patrich wanggai atau andik hermansyah dan yang lainnya. mereka dipersiapkan untuk pertandingan selanjutnya timnas kita masih lolos untuk babak berikut. Saat seperti ini lah kita bangkit untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa kita tidak hanya mensupport timnas saaat menang saja namun tetap dalam kondisi yang sama walaupun dalam kekalahan.

Sang pelatih mampu berpikir panjang. Pertandingan kita bukan hanya pertandingan melawan Malaysia, kalah ataupun tidak timnas kita akan tetap lolos untuk babak selanjutnya. kita memang kalah namun kalah dengan bangga karena bisa memberikan perlawanan kepada mereka. kita hanya berharap bsok kita bisa memberikan yang terbaik dan timnas bisa menyumbangkan emas dalam perolehan medali.

kawanku...

Untuk manjadi seorang itu tidak gampang. tidak semudah membalikkan telapak tangan namun ada perjuangan. ada saatnya kita kalah dan menang. disaa kita menang berarti persiapan kita lebih daripada lawan ketika kita kalah, kita mampu menarik pelajaran dari kekalahan tersebut agar pada pertandingan selanjutnya tidak meengulangi kesalahan yang sama.

Bravo persepakbolaan Indonesia.. Never Ending Improvement :)