Rabu, 21 September 2011

Testing Blogger_Droid..

I have installed a new aplication for my androo. Blogger droid. This aplication for practise posting in blog.

So. For you who have an andro one. Let's install this aplication. And let"s make posting as easy as we write sms in our smartphone..

Let's write.... :-) vela.
Published with Blogger-droid v1.7.4

Senin, 12 September 2011

Yang Telah Lalu..

Aku berada dalam gelap..

Aku berada pada titik beku dalam derajat celcius

Pikiranku beku, mulutku beku, hatiku beku, seluruh tubuhku beku,

Hingga ku berteriak dalam kalbu.

Menyesali semua yang telah lalu.

Aku ingin bersayap, ingin terbang jauh..

Sejauh mungkin ..

Hingga mampu menjauh dari rasa sayangku padanya..

Demi menghargai perasaan orang lain..

Aku ingin lari…

Berlari secepat mungkin..

Hingga kumenemukanmu..

Kau..

Kau..

Kau..

Seorang yang mampu menjadi teman setia, yang kusayangi dan saling menyayangi..

Aku berada pada titik beku…

Entah kapan ini mencair…

Berpelancong Ria Sebelum Balik..


Berjalan menyusuri kota akan membuatmu penat.. kendaraan yg begitu banyak, macet ,padat, asap, gerah dan segala hal yang membuat eneg akan bercampur baur menjadi dua (satunya akan menggangu pikiranmu, membuatmu stress dan satunya lagi akan mengganggu nafasmu hingga membuatmu sesak.. hehehe). Rasa tidak nyaman adalah sebuah kepastian. Nahhhh… Itulah yang kurasakan ketika berada di Bandung (si kota kembang) – maupun saat di Jakarta (sang kota metropolitan).

Tapi hal yang berbeda kurasakan ketika berada di Selayar. Selayar adalah daerah yang dikelilingi oleh laut. Dan akan sungguh indah sekali ketika kamu menyaksikan langsung / mengunjungi pantai - pantai yang ada di sana. Itulah yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu. Mengunjungi Resort Pantai Baloyya. Salah satu antai yang dikelola oleh pihak ketigapemerintah kabupaten untuk tujuan Parawisata, wisatawan dalam dan luar kabupaten selayar ini.

Tepatnya Hari Ahad(11-september-2011). Bersama rekan – rekan yg lain (ade kabs dan sokab-sokab)berpelancong ria di tempat tersebut untuk melepaskan kepenatan di akhir pekan dan sebagai perpisahan karena setelah itu kami akan kembali dinas, melaksanakan kegiatan rutin kembali sebagai anak negara (kader aparatur pemerintahan dalamnegeri). Kembali ke ksatriaan IPDN tercinta. Jadi… mumpung ada waktupergunakanlah sebaik – baiknya :)



(sokab2 bersma adekabs)
Bukan cuma bersama mereka (sokab-sokabdan adekabs) namun juga bersama adik ,adik sepupu, paman dan tante.. ini bukan acara weekend tetapi acara the end of selayar.. hehehe

Senang sekali bisa bersama mereka, snorkling, diving dan berenang sampe puas.. hingga kulit ini menjadi memerah dan akhirnya coklat.


(sesaat sebelum snorkling)

(bersama sokab2)

(break.. makan2 , hehehe)

(vika dan vikri, adik dan adik spupuku :-) )
(melihat ke pantai, hhehehe)





Over all, cuti kali ini berbeda dengan cuti – cuti sebelumnya. Mungkin karena telah menyandang Nindya Praja sehingga kekompakan itu semakin terasa, selain itu kedekatan emosional bersama sodara – sodara kabupaten dan adekabs semakin erat. Smoga kekompakan korps ini mampu semakin erat selalu, hingga bertugas di lapangan nanti. Aminn..

add note:
"Selayar… tanadoang. Takkan pernah terlupakan. Sampai akhir hayatku."

Senin, 22 Agustus 2011

Unbelieveable ;)

Assalamualaikum.. hy guyss (bulaters) hehe , pakabar smua?? berharap kesehatan senantiasa menyertai kita.

ow iyagh udah lama neeh ndag pernah lagi nulis... Mungkin karena kesibukan atau meman lagi ndag ada mood untuk menulis hehehe.. ada banyak sekali pengalaman2 yang terlewatkan yang lalu.. Mulai dari PL2 (Praktek Lapangan 2 sya di Kabupaten Sumedang. Kecamatan Tanjung Sari Desa Gudang), acara - acara / event - event dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan di IPDN Jatinangor. dan Yudisium, kenaikanpangkat sya Menjadi Nindya Praj Hingga Dinas Cuti / Holiday_nya Praja untuk meyambut hari Nan Fitri 1431 Hijriah.. hmmmm dan masih banyak lagi yang lainnya..

Adapun Pengalaman yang paling Berharga setelah Yudisiumku adalah sebuah tulisan yang sya rangkai dan ternyata tulisan iu mampu meraih Runner UP dalam rangka kompetisi meyambut 17_an d kampus. keren dan Unbelieveble klo tulisan tersebut mampu mendapatkan prestasi seperti itu. heh. rejeki duren Runtuh. Knapa???karena semua nya terjadi begitu cepat dan membuatnyapun dalam keadaan yang tergesa - gesa. Deadline hari ini jam sembilah pagi dan sya baru mengumpulkannya hari itu juga jam stengah 10. Bayangankan saja, hehehsuatu tindakan yang nekat. Dari pihak panitia sebenarnya sudah menolak namun sya bermohon kepada pihak juri dan Alhamdulillah dengan modal Alasan jadwal kegiatan yang sangat padat dan kesulitan mencari printer. Akhirnya diterima juga tulisannya untuk dinilai.

ow iyagh sya juga posting draftnya, mhon masukannya ya rekan_rekan. Lets's check it out Friendss :) ...

“Nilai – nilai Nasionalisme dan Patriotisme Praja yang Terdegradasi”

Saya Ali Akbar Vela, Andi Ali Akbar Vela Rafsanjani tepatnya. Seorang anak yang terlahir di Selayar, salah satu Kabupaten yang berada di jajaran Provinsi Sulawesi – Selatan. Sejak kecil saya sudah agak berbeda dengan teman – teman sekelas waktu SD. Ketika Bu guru bertanya mengenai cita – cita, banyak dari teman - teman yang memilih dokter, pilot, astronout, polisi dan sebagainya. Maka saya lain, ketika gilirannya, saya akan lantangnya mengatakan ingin menjadi pemimpin.

TK, SD, SMP, hingga Sekolah Menengah Atas kutempuh di Kabupatenku, dan ketika lulus SMA kucoba mengadu nasib, berjuang untuk menggapai cita – citaku untuk menjadi seorang pemimpin di masyarakat dengan mengikuti tes IPDN. Awalnya saya beranggapan bahwa saya adalah orang Selayar yang lahir di Indonesia, ingin mendaftar menjadi Praja.

Sebagai Putra daerah Mangkasara (Sulawesi – Selatan asli) saya memegang teguh kata – kata petuah dari nenek moyang yang sangat keras doktrinnya yaitu Siri’ na Pacce (merasa malu ketika kalah). Saya masih berharap anggapan ini mampu berubah saat melaksanakan pendidikan di lembah manglayang ketika lulus nanti. Tes demi tes, tahap demi tahap kulalui dan Alhamdulillah Allah menakdirkanku untuk mengisi mozaik hidupku pada jalan pengabdian kepada masyarakat, saya lulus.

Menyandang gelar dengan sebutan Praja, sebenarnya seorang harus merasa bangga karena tahapan demi tahapan tes harus dilalaui. Namun pada kenyataannya jauh panggang dari api. Banyak yang tidak sesuai dengan apa yang diharapan. Kebanyakan tidak mampu menunjukkan kebanggaannya sebagai kader ataupun anak bangsa. Ego – ego sektoral, kebanggaan yang berlebihan terhadap daerah asalanya (sukuisme), pengkotak – kotakan kontingen sehingga seakan ada sekat dan batas antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain terdoktrinasi dengan kuat secara turun – temurun dari setiap angakatan. Dari sisi inilah yang harus kita kritisi, rasa Nasionalisme dan Patriotisme Praja itu.

Sekarang akhir dari Madya Praja, setelah kulewati pendidikan di sini selama kurang lebih 2 tahun. Saya cukup mengetahui, kebudayaan yang turun – termurun serta kebiasaan – kebiasaan yang sering dilakukan Praja terutama hal – hal yang terkait dengan sikap Patriotisme dan Nasionalisme Praja itu sendiri. W.J.S Poerwadarminta dalam kamus besarnya mengartikan nasionalisme adalah rasa kebangsaan yang dimilki oleh setiap orang dari suatu negara yang menunjukkan bahwa ia bangga akan tanah kelahirannya, hingga mampu mendorongnnya untuk berbuat sesuatu kepada bangsanya, sedangkan Patriotisme adalah tindakan heroik (rela berkorban) yang dilakukan untuk membela bangsa dan negaranya.

Nasionalisme Praja dapat dilihat dengan sikap yang ditunjukkan sesuai dengan visi yang ingin dicapai oleh IPDN, yaitu Praja mampu bersikap negarawan, profesional, dan demokratis. Negarawan yakni Praja mampu memahami karakteristik kebangsaan Indonesia (diversity in union / Perbedaan dalam satu) dalam artian tidak hanya selalu merujuk kepada kontingennya sendiri sehingga muncul ego – ego sektoral dan sukuisme yang berlebihan. Namun mampu berbaur dan menerima kebudayaan – kebudayaan serta sifat – sifat dari kontingen yang lain. Walaupun berbeda bahasa, warna kulit, jenis rambut: keriting ,ikal , lurus, namun tetap satu yaitu kader aparatur pemerintahan dalam negeri yang disebut Praja, orang Indonesia.

Dengan memahami nasionalisme, Praja mampu mengetahui bahwa Indonesia memiliki karakter yang sangat beragam, perbedaan suku, adat – istiadat dan kebiasaan bukanlah merupakan suatu kelemahan bagi bangsa pada umumnya dan Praja pada khususnya, namun merupakan suatu kekuatan untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang hakiki. Mengapa hakiki? Karena untuk mencapai suatu tujuan, maka haruslah ada proses serta usaha yang wajib dijalani. Negara kita pada tahun ini akan melaksanakan HUT-nya yang 66 tahun, itu berarti sudah setengah abad lebih kita berproses dan berusaha untuk bersatu dari sabang sampe merauke dalam wadah Negara Kesatuan dan diharapkan mampu mencapai tingkat persatuan dan kesatuan pada level hakiki.

Berikut akan diuraikan betapa indahnya perbedaan itu. Sebagai suatu contoh, tidak akan tercipta suara yang merdu dari gitar apabila tidak ada perbedaan tegangan antara dawai yang satu dengan dawai - dawai yang lainnya. Hanya karena perbedaan tersebutlah hingga tercipta suatu alunan musik yang merdu dan indah. Begitu pula dengan Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika). Perbedaan – perbedaan dari setiap daerah merupakan suatu hal yang sangat berharga karena mampu menghasilkan keanekaragaman kebudayaan daerahnya masing – masing, adat – istiadat, tari – tarian, makanan khas dan keanekaragaman suku mulai dari Aceh hingga Papua dan Miangas sampai ke pulau rote, mampu membuat hidup kita berwarna dan sangat beragam.

Dengan memahami paham kebangsaan itu, diharapkan akan timbul sikap Patriotisme Praja, yaitu mampu menghilangkan paham – paham kontingenisasi, doktrin – doktrin salah akan ego – ego sektoral yang sebenarnya hanya akan membuat pikiran Praja semakin menyempit. Tidak ada lagi yang mengatakan bahwa saya dari kontingen A maka hanya akan bergaul dengan Kontingen itu sendiri, serta tidak ada lagi yang berpaham kontingen saya adalah kontingen yang terbaik sedagkan kontingen lain tidak akan sehebat dengan kontingen saya. Tidak ada lagi sumabagut, sumbagsel, subejo, borneo, celebes, moluccas, nusa tenggara, papua, intim. Serta tidak ada lagi saya dan mereka namun kita dan semua sama dan hanya satu, orang Indonesia.

Sebentar lagi bintang dua di pundak, Saya masih mempunyai waktu kurang lebih 2 tahun kedepan lagi untuk melaksanakan pendidikan di lembah Manglayang ini dan berharap doktrin – doktrin yang saya paham ketika tes yang lalu mampu berubah. Paling tidak sikap Siri’ na Pacce kami mampu terkontrol karena kami sadar itu takkan bisa dihilangkan total namun bawaan dari sejak lahir. Bukan lagi orang Makassar yang tinggal di Indonesia namun Andi Ali Akbar adalah orang Indonesia yang kebetulan lahir di kabupaten Selayar, Sulawesi – Selatan.

Demikianlah sedikit coretan – coretan saya dalam rangka menyambut hari kemerdekaan ini, semoga mampu dijadikan masukan dan layak dalam mengikuti kompetisi karya tulis ini, kupersembahkan hanya untuk Praja, calon pemimpin bangsa kedepan.

NAMA : ANDI ALI AKBAR
PANGKAT : MADYA PRAJA
NPP : 20.1071
WISMA : NUSANTARA 2 ATAS

* Runner Up kompetisi karya tulis dalam HUT Ri 66 IPDN Jatinangor.. Thanks god heheh..


Selasa, 05 Juli 2011

kau menunggu ??

Pikiranmu jauh..
jauh melampaui logika sya sekarang ini..
atau sebaliknya.. entah .

Tanda tnya besar , sungguh besar yang tak pernah terhapus dalam hati..
apakah kau tahu defenisi menunggu ??
ketika pertma kali sya ktakan menunggu ,
mka sya berkomitmen tdak akan mencari yg lain kecuali kau seorang, kau seorang , kau seorang..

kugunakan waktu itu untk sabar dan mencba mencari letak perbedaan itu d mana ,

mencoba untk mengetahui dan mengertimu.. kau seperti apa... dan maumu sperti apa , agar kesalahan 2 yg dulu tak terulang lagi.

sedngkan kau..
kau menunggu sya?
kau dengan orang yg lain... memadu kasih, menggunakan waktu untk mengertinya..
sungguh tdak ada pengorbanan yg kau lakukan untukku, mencoba untuk mgerti dan mengetahui letak perbedaan itu d mana..
sbenarnya siapa yg egois?

gunakanlah waktumu untuk memikrkan ini sbentar sja,
hal yg membuat kau menyerah di detik ini (versimu) bkan karna keegoisan dan kesempurnaan yg ku miliki.. namun, karena tdak adanya pngorbanan yg kau lakukan untukku.. kau tdak terbuka dan hanya kaulah seorang yg ingin dimngerti..

kau sungguh indah.. mengertimu adalah hal yg indah..
jodoh ada di tangan Allah, klo kita akan bertmu pasti nanti akn btemu. tpi klo tdak, mungkin kita tidak ditakdirkan untuk bersama..

Jumat, 01 Juli 2011

Seleb se hari , heheh :)

Waktu kamis kemarin sya kdatangn tamu ke kampus. Mereka adalah kerabat Alumni IPDN (dulu STPDN) angkatan 14 (ka' regar). Karena pendaftaran Kabupaten sya sma dengan beliau maka kedekatan kami bagaikan adek - kaka sendiri (begitulah cultur IPDN) ada hubungan kolegial antara senior dengan yunior.

Beberpa hari sbelumnya , beliau udah ngomng soal kedatangan rekan-rekannya dari Selayar yng akan traveling ke Bandung, ktanya sklian nanti mo jalan ke kampus sambil foto2.

Nagh pas hari H kmarin, sya kaget skali, ternyata yg datng itu se koMPI hehehe , skitar 20 -25 an orang. perkiraan sbelumnya hanya 2 to 3 orang eh meleset.. trus bukan cman orang dewasa, segala usia ada. mulai dari ibu - ibunya , anak mudanya sampe ke anak - anaknya.. hehe ini traveling atau acara kunjungn pesta.

Lanjut cerita, sya ajaklah mereka untuk jalan mengitari kampus, dan sesi yang paling ditunggu - tunggu adalah menjelaskan kepada mereka filosofi kampus , arsitektur mulai dari lapangn parade, tangga seribu, menza, manglayang dan pakaian - pakaina dinas yang dgunakan praja. jujur, senang skali bsa ketemu dengan sodara - sodara se-daerah :)


(menza / ruang makan)


(tangga seribu)


(manglayang)


(parade)


(gapura " slamat datang di IPDN ")


ternyata muka sya yang pas - pasan ini laku juga di foto, sok narsis dan sok eksis sya muncul, hehe , setiap sudut pasti mreka minta difoto bareng dngan sya, katanya supaya ada bukti mreka jalan di kampus dgan Praja , yagh di foto lah sya.. sok seleb, girl.. :)

dan semuanya berakhir ketika senja, mereka dah mo blik dan syapun harus mengikuti kgiatan rtin persiapan upacara makan malam.. trakhir trimaksih ats oleh - olehnya bu.. :)


Add note:

SELAYAR , Long time no see.. hehe kangen dengan masjid 45 mu