Minggu, 30 Desember 2012

catatan akhir tahun

Begitu banyak cerita di akhir tahun 2012 ini, hingga mmbwat sya ingin posting, hitung2 sudah lama tdak menulis di blog ini. Cerita ini dimulai ketika sya mengikuti Latsitardanus ke- 33 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari 250 Praja di berangkatkan sya terpilih salah satu dari mereka untuk di berangkat. Sungguh pengalamn pertama kali naik kapal perang selama 1 minggu lebih perjalanan di mulai dari semarang ke surabaya (singgah di armatim pembentuka satgas) lanjut kembali ke pelabuhan lembar lombok NTB. 

(KRI Nusanive 973, saksi pengalaman pertama naik kapal slama se-minggu)

latsitarda atau latihan integrasi taruna wreda merupakan kegiatan bhakti karya lapangan kader aparat dari lima matra TNI diwakili oleh akademi TNI yaiu akmil, AAL, dan AAU, polisi oleh akpol dan pemerintahan diwakili oleh Praja STPDN / IPDN dengan kegiatan ini diharapkan kedepan stelah waktunya kita memegang estafet kepemimpinan mampu melaksanakan koordinasi dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan lancar.. :) tentara, polisi dan pemerintah maka lengkaplah komposisi pemerintahan di daerah nanti. 

(foto bersama sesaat stelah penerimaan di kecamatan pemenang kab. lmbok utara)

(senyumnya maniiss ... :) hehehe)


 

Selasa, 16 Oktober 2012

A Letter To flower


“Bungaku Telah Layu dan Takkan Pernah Mekar Kembali”

Malam gelap..
Sang surya tak menampakkan dirinya...
Aku menatap mu dengan keikhlasan hati..
Labih dalam..
Kau meneteskan air mata..

Duri itu menusuk kedalam hati yang paling dalam..
Bungaku telah layu tak seindah dahulu..
Ketika aku memandangnya dengan tulus..
Ada dusta yang takkan pernah tak mendusta..

Durinya kini menusuk hatiku..
Terluka..
Dalam..
Karena dusta yang tak pernah sirna..

Bungaku telah layu dan takkan pernah mekar kembali..   

Kamis, 13 September 2012

Andi Ali Akbar Vela
Management of government faculty, departement of apparatus resources
IPDN (Government Institute of Home Affairs) , West Java, Indonesia
for iconpo international seminar

Strengthening The National and Political Unity (Kesbangpol) functions in addressing problems posed by NGOs in Indonesia

Abstract

Indonesia guarantees the right of citizens to organize and issued an opinion, that is part of the human rights guaranteed by the Constitution of the Republic. So there is no reason to prohibit the existence of NGO. But nowadays, some organizations (it means that NGOs) is not behaving as expected, made unlawful acts those are disturbing the society and has created a new problem then we should find a solution about it. In response to this problem, described alternative solution models, those are: pre-emptive action: the member and chairman of organizations invited to sit together to discuss the problem, preventive: surveillance for action anarchism that does not happen and keep the action posed no widespread, then repressive is make explanation , compiled files, and to transfer the case to High Court, that there is a deterrent effect for collision-related criminal organizations or actions anarchism does. Coaching is done and returned to the vision of  organizations such as the established order not to widespread, so that doesn’t happen again friction between organizations or anarchism. In addition to the government's action in this case, also made coaching to leaders of organizations that are expected to be partly responsible for evaluating, investigating the culprit. The need for strengthening the role of government in this case is concerned to National and Political  Unity (Kesbangpol) that serves to legitimize and limitize organizations are reviewing the vision and mission, the source of funds received and tested the ability of these organizations are able to contribute to society or not and also in this paper will explain kesbangpol as a mediator for handling those problems.

Key words : NGO (Non Governmental Organization), Anarchism, Alternative Model Solution, and Strengthen the Function of  National and Political  Unity (Kesbangpol).

Kamis, 12 Juli 2012

Praktek lapaangan 3 di desa Jatiwarno Kec. Jatipuro Kab.Karanganyar

Pagi yang cerah, diiringi kicauan burung pipit, warna - warni di dalam sangkarnya yang begitu indah. namun serasa ada yang berbeda dengan rutinitas yang sya alami sebelum - sebelumnya. Paling tidak, tidak ada lagi suara PA yang rajin mengumumkan tempat apel setiap satuan di mana. yahhh.. sekarang sya tidak lagi di kampus tercinta, lembah manglayang IPDN. Sekarang posisi kami berada di Karanganyar tepatnya di desa Jatiwarno kecamatan Jatipuro. Ketika rekan - rekan mahasiswa yang lain sedang asyik dengan liburan yang panjang mereka akhir semesteran. Kami melaksanakan Praktek Lapangan yang sudah kali ketiga dilaksnakan sebagai salah satu prasyarat untuk kenaikan tingkat ke Wasana Praja nanti. 

Ini merupakan Praktek Lapangan yang ketiga kalinya (umumnya dikenal dengan KKN) dan secara berturut - turut juga kali ketiga sya ditunjuk untuk menjadi ketua di kelompok. Tapi tidak apalah, jujur saya mungkin termasuk orang yang tidak mau melepaskan sense of leader yang sya miliki untuk event - event tertentu , salah satunya seperti ini. Banyak dari rekan - rekan praja yang tidak mau untuk menjadi ketua walaupun mereka mempunyai kans untuk itu, tapi kekhawatiran akan tanggung jwab yang berat untuk mengkomandai rekan - rekan satu angkatan yang cenderung sulit untuk dilaksanakan. Saya menganggap hal ini merupakan pelajaran yang sangat berharga untuk menereapkan semua seni - seni kepemimpinan yang sudah diajarkan oleh dosen saat kuliah. Saya sadari walaupun memang resikonya besar, namun i'm ready for that , Insya Allah i could do my job. tentunya dengan dukungan dari rekan - rekan anggota kelompok yang lain dan dengan orang - orang terdekat :)

Selain tanggung jawab yang besar yang harus diemban di tambah lagi kondisi desa yang agak kurang dalam masalah transportasi untuk mencapai kota , serta dengan pelaksanaan prakte lapangan yang dilaksanakan selama sebulan. hmmmmmmm (tarik nafas panjang untuk hal ini). Kangen dengan suasana di nangor, membuat perasaan ini berat menjalani sebulan lamanya. Namun dalam kondisi seperti ini saya teringat kembali kata - kata dari Jher "ini adalah bagian dari proses sokab". yah. itu betul this is a part of process yang harus kita lalui untuk mencapai proses berikutnya jika diibaratkan ank tangga ini adalah anak tangga yang harus saya lalui untuk melangkah ke anak tangga yang berikutnya. dan sya percaya ketika saya bisa melalui anak tangga ini dengan baik maka akan sya lalui ank tangga berikutnya dengan baik juga karena sudah ada pengalaman yang sya miliki. 

Cita - cita sya masih luhur sampe sekarang, ingin membahagiakan kedua orang tua dan menuntut ilmu setinggi - tingginya hingga mampu memimpin masyarakat ke arah yang lebih baik dari yang sebelumnya. i hope i can always keep this spirit until i can reach my dreams come true :). Don't waste your time on me you're ready the voice inside my head.


 

Rabu, 11 April 2012

cukup pusing juga cari info tentang lmba debat yg dlaksnakan sma univ. parayangan. Tadinya niat on-line hanya untuk cri invitation letter lomba debat itu, cuman karena blum dapat2 juga akhirnya mulaideh iseng-iseng bka blog :). cari di indodebate juga ndg dapt.. pusinglah. bwat teman2 yg tau. tlng bantu yagh. soalnya ini penting bwat kami...  if you get any info. please tell me ASAP! tengs..tengs..tengs. sbelumnya.

Rabu, 08 Februari 2012

Sembilan Februari 2012

hmmmmmm... entah apa yg akan kutulis pda kesempatan ini. semuanya mengalir seperti air. segala kejadian, pengalaman dan kisah setiap harinya adalah cerita yang syang untuk dilewatkan begitu saja. Demikianlah, sya mengungkapknnya di sini. itung - itung sebagai pembelajaran untuk menerapkan azs keterbukaan kepada publik tetapi bukanlah hal - hal yang bersifat private (hanya untuk konsumsi pribadi) tetapi yang layak untuk dibagikan kepada publik.

hidup ini susah ketika pikiran ketika telah tersugesti dengan itu. namun, hidup ini indah kawan, ketika kita telah berniat untuk mengambil setiap pelajaran dari langkah yang kita ambil, berproses dengan waktu, dan bersyukur kepada yang Kuasa karena sampai detik ini masih bsa makan dan minum serta bercengkrama dengan teman - teman lainnya. dan yakinlah setiap orang mempunyai masalahnya masing - masing, bukan cuma kita yg mempunyai masalah. semakin besar masalah yang kita hadapi maka semakin berpotensi juga kita akan berpikiran dewasa dalam pemecahan masalah tersebut. tetaplah berpikiran positif pda setiap kejadian yg kita alami masing - masing.

kita hanya bisa berencana secara Tuhanlah yg memutuskan sebagai hasil akhir dari setiap rencana tersebut. bijaknya yang dapat kita lakukan adalah usaha dan berdoa untuk mendekati rencana yg telah kita buat. menunggu dan menunggu karena keyakin semua akan indah pada waktunya yg membuatku bisa bertahan sampai sekarang.

apa kabar rekan - rekan ku SMANSA 09 ? , smoga kita tetap dalam Lindungan-Nya dan kembali bertemu nanti saat sukses dan bersama - sama membangun bangsa kedepan yang lebih baik.

tetaplah bersabar menjalani proses kawan. dan Yakinlah semua akan indah pada waktunya sepanjang kita berusaha dan berdoa. ingatlah firman ini : "tidak mesti sesuatu yang baik itu akan baik bagimu dan yang buruk itu akan buruk bagimu, sesungguhnya Allah lebih mengetahui dari hambnya".